Manik menilai, kiprah tersebut menjadi inspirasi dalam memperkuat peran perempuan di ruang publik.
“Hingga hari ini, Ibu Siti Rohmi tetap menjadi panutan dalam hal kepemimpinan perempuan di politik. Rekam jejak dan dedikasinya memberi semangat bagi perkembangan masyarakat, khususnya di NTB. Beliau menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas dan ruang yang sama untuk berkontribusi dalam kehidupan publik,” ujar Manik.
Dia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen Partai Perindo dalam membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan.
“Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Partai Perindo di bawah kepemimpinan Ketua Umum Angela Tanoesoedibjo yang terus membuka ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam politik. Upaya ini diarahkan untuk mendorong akses yang setara sekaligus memperkuat pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, khususnya UMKM dan ekonomi kerakyatan,” katanya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga dimaknai sebagai bagian dari konsolidasi Partai Perindo di wilayah NTB.