Penggusuran Lapak Pedagang di Tanjung Aan Lombok Tengah Ricuh, 1 Orang Diamankan

Ema Widiawati
Penggusuran lapak pedagang di Pantai Tanjung Aan, Lombok Tengah diwarnai perlawanan hingga terjadi kericuhan. (Foto: iNews)

Kapolres memastikan pembongkaran tetap berjalan dengan aman dan tetap humanis. Dia pun menjelaskan tugas aparat TNI-Polri dalam proses pengosongan lahan di Pantai Tanjung Aan hanya memastikan kondusivitas tetap terjaga tidak ikut melakukan melakukan pembongkaran ataupun mengangkat barang.

"Kita di sini hanya mengawal kegiatan masyarakat jangan sampai masyarakat melakukan kegiatan yang melawan hukum, kami tidak turun untuk mengangkat barang,” katanya. 

Seorang pengusaha kafe, Kartini mengaku kecewa lantaran tidak ada pembelaan dari pemerintah daerah untuk membantu mereka dalam mempertahankan lokasi berjualan tersebut.

"Kami hanya menjual di warung sepadan pantai tapi pemerintah mengambil alih semuanya dari kami," ungkap Kartini. 

Pengosongan lahan ini dilakukan lantaran kawasan Tanjung Aan akan ditata oleh pengembang kawasan (ITDC). Proses penggusuran dan pembongkaran ditargetkan tuntas tiga hari.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggusuran Lapak Wisata di Tanjung Aan Memanas, Warga Terancam Kehilangan Pekerjaan

57 tahun lalu

Tolak Penggusuran, Ratusan Warga Geruduk Kantor Wali Kota Jakarta Barat 

57 tahun lalu

Penggusuran di Lampung, Tangis Warga Pecah Pasrah Lihat Rumah Rata Tanah

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Viral 25 Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah Tutup, Ini Respons Mendag

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal