Hal itu pun dikatakan Djoni sejalan dengan tujuan pelaksanaan operasi untuk menekan angka kecelakaan dalam berlalu lintas.
"Karena itu, dalam pelaksanaan operasi ini petugas akan lebih banyak memberikan sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas, terutama kepada para pengendara roda dua," ucapnya.
Dalam pelaksanaan operasi kepolisian ini, Polda NTB melibatkan 824 personel Polres jajaran dan petugas lintas sektoral, baik dari unsur TNI maupun pemerintahan.
Seluruh personel yang bertugas mendapatkan perintah untuk pengamatan aktivitas berkendara di jalan raya maupun patroli pengamanan jalan raya pada malam hari.
"Ada juga petugas yang kami kerahkan untuk menyambangi pusat-pusat keramaian warga, memberikan sosialisasi tentang keselamatan berkendara," katanya.