Kisah Gugurnya Paman Nabi di Medan Perang dalam Lakon Lampan Lahat

M Syaiful FP
Dalang asal Desa Rumbuk, Kabupaten Lombok Timur Ki Dalang Wildan menceritakan tentang lakon Lampan Lahat yang menceritakan gugurnya paman Nabi Muhammad di medan perang. (istimewa)

LOMBOK TIMUR, iNews.id - Lakon Wayang Sasak Lampan Lahat kental nuansa mistis. Di dalamnya terkandung Serat Menak yang mengisahkan paman Nabi Muhammad.

Dalang asal Desa Rumbuk, Kabupaten Lombok Timur, Ki Dalang Wildan mengatakan dalam kisah Serat Menak, perjalanan paman Nabi Muhammad SAW yaitu Amir Hamzah atau dalam pewayangan dikenal dengan Jayeng Rane. 

“Kisah tersebut menceritakan Jayeng Rane menyebarkan Islam,” katanya, Selasa (26/7/2022).

Ia menuturkan, lampan berarti adalah judul atau cerita, sementara lahat adalah jebakan atau kuburan. Dalam lakon Lampan Lahat berisi akhir hidup Jayeng Rane yang gugur di medan perang. Amir Hamzah gugur dalam perang Uhud.

"Di lahat atau lubang, bisa juga dimaknai sebagai kubur. Di situlah sejarah Jayeng Rane berakhir bersama kuda perangnya," bebernya.

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WNA Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Eks Puskesmas Pembantu di Lombok Timur

57 tahun lalu

Tragis! Petani di Lombok Barat Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon Pisang

57 tahun lalu

Viral Juru Parkir Aniaya Wanita di Taman Pancor Lotim, Pelaku Minta Tarif Rp30.000

57 tahun lalu

Viral Juru Parkir Aniaya Wanita di Taman Pancor Lombok Timur, Pelaku Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal