Terkait dengan itu, Usman mengatakan jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Mataram masih berpotensi akan terus meningkat. Pasalnya pada Kamis (10/2/2022) pagi sudah ada data masuk 133 kasus positif.
Kondisi ini terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat dan kondisi cuaca yang memicu munculkan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (Ispa).
"Oleh karena itu, kami minta masyarakat tetap waspada menjaga kesehatan, menerapkan protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan antibodi," katanya.
Usman mengatakan, kendati dalam pekan ini terjadi peningkatan kasus harian Covid-19 yang signifikan, namun angka kematian di Mataram relatif rendah.
"Catatan kami, angka kematian pasien COVID-19 sejak Januari 2022 enam orang. Itupun pasien meninggal karena memiliki penyakit penyerta atau komorbid," katanya.
Lebih lanjut Usman belum dapat memastikan apakah kasus positif Covid-19 yang ditemukan merupakan varian Omicron atau bukan.