KUPANG, iNews.id - Kekeringan melanda hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah titik wilayah bahkan mengalami kekeringan yang ekstrem dampak tidak turunnya hujan selama berbulan-bulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan telah menetapkan siaga kekeringan untuk 225 kecamatan dari total 309 kecamatan di Provinsi NTT.
"Selain itu 28 kecamatan masuk kategori awas kekeringan. Kemudian 20 kecamatan masuk kategori waspada kekeringan," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang Rahmatulloh Adji, Jumat (6/9/2024).
BMKG mencatat paling banyak siaga kekeringan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yakni 28 kecamatan, diikuti Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Utara (TTU) masing-masing 21 kecamatan.
"Untuk Kabupaten Timor Tengah Selatan, hampir semua kecamatan mengalami kekeringan. Dari 32 kecamatan di daerah itu hanya satu kecamatan yang tidak masuk dalam kategori kekeringan," katanya.