Guru Besar Unram Polisikan Biro Perjalanan Umrah, Mengaku Jadi Korban Penipuan

Antara
Arsip brosur promosi paket perjalanan umrah milik PT Mahisa Tour & Travel. (ANTARA/Dok/PT Mahisa Tour & Travel)

Dia juga sudah mencoba untuk menghubungi direktur perusahaan bernama Nanang Supriadi. Namun tidak juga mendapatkan tanggapan.

"Jadi dibuat bingung, ini ada apa. Bagaimana dengan nasib uang yang sudah disetorkan di awal," katanya.

Dia mengatakan, dalam setoran awal dari perjanjian untuk berangkat umrah tersebut, dia menyetor secara langsung ke kantor yang beralamat di Jalan Pejanggik, Kota Mataram.

Asikin mengatakan dia menyerahkan langsung ke pegawai perusahaan. Dia pun mendapat kwuitansi setoran yang menjadi bukti serah terima.

"Itu pada November 2022 lalu. Setoran awal itu Rp60 juta untuk 6 orang. Dijanjikan berangkat Februari 2023. Kata karyawannya, uang setoran langsung ditransfer ke rekening Nanang (Direktur PT Mahisa Tour & Travel)," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mataram, Perempuan dan 2 Anaknya Ditangkap

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban

57 tahun lalu

2 Anak Hilang Terseret Arus di Pantai Ampenan Mataram, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Lombok Barat, Warga Mataram Berhamburan Keluar Rumah

57 tahun lalu

Polda Riau Bongkar Jual Beli Situs Bank Palsu, Korban Rugi hingga Rp1 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal