Gempa Turki-Suriah Tewaskan Hampir 9.000 Orang, Sekda Sebut Tak Ada Korban Warga asal NTB

Antara
Gempa Turki-Suriah Tewaskan Hampir 9.000 Orang (Foto: Reuters)

MATARAM, iNews.id - Gempa bumi Turki-Suriah mengakibatkan kurang lebih 9.000 jiwa tewas. Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi memastikan tidak ada korban dari mahasiswa asal daerahnya.

"Sampai hari ini belum ada laporan yang kami terima ada warga maupun mahasiswa asal NTB yang menjadi korban gempa di Turki," ujarnya, Rabu (8/2/2023).

Miq Gite sapaan akrab Sekda NTB, mengaku pihaknya belum tahu pasti berapa jumlah warga ataupun mahasiswa asal NTB yang tinggal maupun menuntut ilmu di Turki. Meski demikian, pihaknya tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia dan Dubes Indonesia di Turki.

"Terkait jumlah berapa mahasiswa atau warga NTB yang ada di Turki, kami belum dapat data resmi tapi kami masih terus mencari informasi, termasuk berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Indonesia yang ada di Turki, apalagi Pak Dubes kita juga orang NTB," kata Miq Gite.

Dia menambahkan, sejak gempa Turki terjadi banyak dari pihak keluarga atau orang tua mahasiswa asal NTB yang menghubungi Pemprov untuk menyampaikan bahwa kondisi putra putri-nya dalam keadaan baik-baik saja dan sehat.

"Kalaupun ada yang jadi korban itu ada enam orang tetapi bukan mahasiswa asal NTB tetapi teman mereka sesama mahasiswa dari daerah lain di Indonesia. Itu dari informasi orang tua mahasiswa yang menghubungi kami melalui telepon," ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TKI asal Lebak Meninggal Dunia di Suriah, Jasad Tak Bisa Dipulangkan

57 tahun lalu

Jenazah Sri Erni TKW yang Meninggal di Suriah Tiba di Sukabumi, Tangis Keluarga Pecah

57 tahun lalu

Kisah Pilu TKW asal Sukabumi Meninggal di Suriah, Diduga Disiksa Majikan

57 tahun lalu

TKW Indramayu Hilang Kontak 13 Tahun di Suriah, Ibu Korban: Semoga Anak Saya Masih Hidup

57 tahun lalu

Viral Kisah Masiroh TKW Hilang 22 Tahun di Suriah Pulang ke Indramayu, Dikira Sudah Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal