Fakta Pulau Bungin, Pulau Terpadat di Dunia yang Penduduknya Tak Perlu Beli Tanah untuk Membangun Rumah

Inas Rifqia Lainufar
Pulau Bungin, pulau terpadat di dunia (Foto: Instagram)

Penduduk tak perlu membeli tanah untuk mendirikan hunian

Dulunya, luas pulau ini hanya mencapai 4 x 10 meter dan terus-menerus dilakukan pelebaran oleh penduduk setempat hingga saat ini. Warga pulau Bungin rupanya gemar menimbun laut dengan terumbu karang mati untuk memperluas pulau yang mereka tinggali.

Rumah-rumah mereka bahkan dibangun di atas tumpukan terumbu karang, bukan tanah maupun batu. Karena hal inilah, penduduk pulau Bungin tak perlu membeli tanah sebagai tempat untuk mendirikan hunian yang mereka tinggali.
Mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan.

Mayoritas penduduk dari pulau Bungin berasal dari Suku Bajo. Rata-rata dari mereka berprofesi sebagai nelayan, sehingga sebagian besar penduduk pulau Bungin biasanya akan memiliki setidaknya satu perahu motor untuk berburu ikan di laut.

Dengan komoditas tersebut, olahan ikan menjadi makanan khas yang bisa kamu nikmati saat berkunjung ke pulau Bungin. Terdapat banyak rumah makan yang menyediakan olahan seafood sebagai menu utamanya.

Ritual Toyah

Di pulau Bungin, tedapat ritual Toyah yang juga cukup populer di kalangan wisatawan. Ritual Toyah sendiri merupakan ritual mengenalkan bayi baru lahir kepada laut.

Untuk menyelenggarakan ritual ini, 7 perempuan akan duduk di atas ayunan dan bergantian memangku seorang bayi. Bukan tanpa alasan, ayunan diibaratkan sebuah ombak yang akan menjadi tantangan bagi setiap penduduk pulau Bungin untuk menyambung hidup.


Apabila kamu tertarik mendatangi pulau Bungin, pulau terpadat di dunia, maka kamu perlu menuju ke pelabuhan Kayangan untuk menempuh jalur laut ke lokasi yang dituju. Selamat berkunjung!

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MNC Peduli dan DoctorSHARE Gelar Layanan Kesehatan hingga Operasi Katarak Gratis di Pulau Bungin

57 tahun lalu

Unik, Kambing di Pulau Bungin NTB Doyan Makan Kertas hingga Kardus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal