"Jadi awalnya mereka sempat tidak percaya lantaran benda-benda itu bercampur tanah. Setelah diperiksa seksama, baru mereka semringah,” ujar Munawar kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (17/9/2021).
Menurutnya, penemuan benda purbakala itu bukan yang pertama kali. Sebelumnya, warga sekitar juga pernah menemukan mata tombak, tusuk konde dan lainnya. Hanya saja, benda-benda tersebut dikoleksi pribadi dan ada juga yang dijual ke kolektor.
Seperti halnya penemuan cincin, gelang dan anting. Barang-barang itu lalu dibagi mereka bertiga. Ibrahim mendapat dua cincin, Ramli memperoleh cincin dan anting, sedangkan rekannya memperoleh gelang dan anting.
“Kami sudah sampaikan kepada mereka agar jika ingin menjual, ya dijual ke pemerintah. Jangan ke orang lain,” katanya.
Benda itu pun sempat diperiksa ke toko perhiasan dan untuk cincinnya seberat 25 gram emas. Sementara yang lain belum dipastikan.