Berangkat Tanpa Diketahui Kades, Pemprov NTB Telusuri TKI Ilegal yang Tenggelam di Batam

Febrian Putra
Basarnas melakukan pencarian 7 PMI tujuan Malaysia yang hilang di perairan Batam. TKI ilegal ini merupakan warga NTB.

MATARAM, iNews.id- Pemerintah Provinsi NTB bergerak cepat menelusuri Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang tenggelam di wilayah perairan Pulau Putri, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Para TKI ilegal ini diketahui berangkat tanpa diketahui kepala desa (kades).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi (kadisnakertrans) NTB, I Gede Putu Aryadi mengatakan, terus melakukan berbagai upaya untuk koordinasi dengan berbagai pihak untuk melindungi dan menangani keselamatan warga NTB dalam musibah tersebut.

 "Informasi yang kami peroleh dari tim dilapangan, para korban berangkat tanpa diketahui oleh kades dan kadus, dan kami terus mendatanya,” katanya, Minggu (19/6/2022)

"Kami terus berkoordinasi, dengan berbagai pihak, baik itu Tim SAR, TNI AL Kota Batam, dan Pemerintah Kepulauan Riau," sambungnya.

Menurut Gede, pihaknya juga terus menelusuri identitas korban untuk mengetahui prosedur pemberangkatannya. Kapal tanpa izin yang melalui jalur tidak resmi tersebut bergerak dari Pantai Nongsa dengan tujuan Malaysia. Membawa 30 penumpang. Sebanyak 23 orang yang selamat dalam evakuasi, merupakan warga asal Lombok NTB.

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Imbauan Berkendara Motor Tak Pakai Sandal Jepit, Dirlantas Polda NTB: Sepatu Lebih Aman

57 tahun lalu

Polda NTB Bantu Pendataan 23 PMI Ilegal Korban Kapal Karam di Batam

57 tahun lalu

Finalisasi Arena MXGP Samota, Gubernur NTB : Infront Puji Keindahan Sirkuit di Samota

57 tahun lalu

Kapal Angkut 30 Pekerja Migran Ilegal Kecelakaan di Batam, Mayoritas Penumpang dari NTB

57 tahun lalu

Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban, 214 Sapi dari NTB Tiba di Belitung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal