Aktivitas Sekolah Tatap Muka di Mataram Akan Ditutup jika Ditemukan Kasus Covid-19

Antara
kegiatan belajar tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan di salah satu madrasah ibtidaiah swasta di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: Antara/HO)

Lebih lanjut Fatwir mengatakan, kegiatan pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan secara nonformal karena sejauh ini belum ada izin resmi untuk membuka sekolah dan belajar tatap muka. Namun, untuk menghindari kejenuhan siswa selama belajar dalam jaringan (daring), maka diberlakukan belajar tatap muka secara nonformal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga jam belajar diatur dan kapasitas ruangan diisi 50 persen.

"Kami sebut non-formal karena siswa ke sekolah maksimal dua jam dan tidak menggunakan seragam sekolah, melainkan pakaian bebas seperti halnya pergi les," katanya.

Fatwir berharap dengan telah dilakukan vaksinasi guru dan vaksinasi massal, kasus Covid-19 di Kota Mataram bisa terus melandai sampai kota itu berstatus zona kuning atau hijau, agar anak-anak bisa kembali ke sekolah secara formal.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mataram, Perempuan dan 2 Anaknya Ditangkap

57 tahun lalu

2 Anak Hilang Terseret Arus di Pantai Ampenan Mataram, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Lombok Barat, Warga Mataram Berhamburan Keluar Rumah

57 tahun lalu

Polda NTB Bongkar 3 Kasus Prostitusi di Mataram, 4 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Bentrok Warga di Mataram Berujung Pembakaran, Polisi Amankan Sejumlah Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal