19 Ekor Kerbau di Lombok Tengah Mati Mendadak, Dinas Turun Tangan Investigasi

Antara
19 ekor kerbau mati mendadak. (Ilustrasi iNews).

Kejadian kematian pertama pada 6 September 2021, anak kerbau usia empat bulan mati dan bangkainya dibuang ke sumur tua. Ada juga indukan usia tiga tahun sakit kemudian dipotong paksa.

Laporan warga berlanjut secara berturut-turut hingga Jumat (10/9/2021). Ada tiga kerbau dilaporkan dan belum sempat mendapatkan pengobatan.

Dari hasil pemeriksaan tim, kata Khairul, gejala klinis yang muncul hypersalivasi, ngorok, kembung dan mata hyperemi.

"Dari gejala tersebut dapat diduga bahwa kerbau yang mati mendadak dan yang sakit menderita pneumonia yang mengarah ke SE," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Pengadaan Truk Sampah Rp5,1 Miliar

57 tahun lalu

Banjir Terjang Permukiman di Kuta Mandalika, Tembok Rumah Roboh dan Kendaraan Hanyut

57 tahun lalu

Berburu Butiran Emas, Ratusan Warga Serbu Sungai di Praya Barat Daya Lombok Tengah

57 tahun lalu

Lalui Medan Terjal, Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Tewas Terjatuh di Gunung Rinjani

57 tahun lalu

5 Bocah SD Jadi Korban Pelecehan Seksual ASN di Kantin, Pelaku Sasar Siswa Piket Pagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal