Sementara permasalahan yang dihadapi hingga saat ini yakni keterbatasan tenaga dan fasilitas kesehatan untuk mengarantina PDP. Sehingga pihaknya menyiapkan Gedung Badan Diklat milik Pemprov Maluku maupun hotel.
Selain itu, dia mengatakan, peran pihak swasta dan masyarakat cukup tinggi. Salah satunya dengan memberikan bantuan berupa ventilator, mobil ambulans maupun alat pelindung diri (APD).
"Sejauh ini masih banyak berita tidak tertanggungjawab yang berkembang di masyarakat. Karena itu sosialisasi dilakukan melibatkan TNI/Polri, ASN, tokoh agama dan tokoh masyarakat terus diupayakan dengan menggunakan media sosial ataupun tatap muka," kata gubernur.
Menko PMK, Muhadjir Effendy yang juga Ketua Tim Pengarah Gugus Tugas Nasional menyatakan penanganan Covid-19 terfokus pada implementasi program dan diharapkan tepat sasaran. Di antaranya kesehatan, pengamanan jaringan pengaman sosial serta peningkatan ekonomi rakyat kecil agar tetap berusaha.
Sedangkan Menkes Terawan berjanji akan membantu penyediaan. Diharapkan, kehadiran mereka berdampak terhadap penanganan Covid-19 di Maluku.