Tim akhirnya memutuskan kembali ke daratan setelah, gelombang tinggi mulai menghantam kapal yang ditumpangi selama pencarian. Kecepatan kapal pun terpaksa dikurangi, dari awal 20 mil per jam, menjadi 10 mil per jam.
"Tim kemudian berkonsultasi, serta melaporkan kepada Kapolres Malra untuk meminta petunjuk. Karena jika dipaksakan pencarian sekitar dua mil, cadangan BBM tidak bisa untuk kembali ke daratan," ujarnya.
Sebelumnya, KM Mina Sejati dibajak di perairan Laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Dalam peristiwa itu, dua orang meninggal saat melarikan diri, tujuh selamat dan 18 belum diketahui nasibnya.