Tarif Angkot di Ambon Naik, DPRD Minta Tak Lebih dari 25 Persen

Antara
Angkot di Ambon. (Foto: Antara).

AMBON, iNews.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon memberikan dukungan kepada Dinas Perhubungan untuk menyesuaikan tarif angkot dengan beberapa pertimbangan. Hal ini menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kendati demikian, DPRD menyarankan Dishub Ambon agar tarif angkot hanya naik 25 persen dengan penyesuaian jarak trayek.

“Tadi di rapat, kami berikan masukan untuk persentase kenaikan tarif angkot 20 sampai 25 persen dengan penyesuaian membayar tarif sesuai jangkauan trayek itu,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Ambon Morits Tamaela, Selasa (6/9/2022).

Menurutnya, persoalan ini bukan saja soal sopir, tetapi juga untuk masyarakat banyak.

"Pertimbangan itu soal jarak yang sudah saya bilang tadi, kan ada beberapa jalur trayek yang disesuaikan menjadi satu kesatuan. Misalnya dari pasar naik angkot Passo lalu turun di Halong, maka bayar besaran tarif Halong saja, bukan Passo. Nah ini yang jadi masukan kami," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Solar Langka di Tuban, Sopir Truk Antre Berjam-jam di SPBU

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Mobil Angkut BBM Terbakar Depan SPBU Toraja Utara, Jalur Trans Sulawesi Lumpuh

57 tahun lalu

Polairud Polda Babel Bongkar Mafia Solar Subsidi di Belitung, Libatkan Operator SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal