Tampang Ketakutan Preman Penikam Kapolsek, Ditanya Pisau malah Jawab Mengaku Khilaf

Andhy Eba
Tampang preman kampung yang menikam Kapolsek Towea Ipda La Ode Ali Musmin di Muna Barat. (Foto: iNews/Andhy Eba)

"Kamu sering bawa pisau badik," ujar Kapolres yang hanya direspons tersangka dengan terdiam dan menunduk.

Kapolres mengatakan, peristiwa penganiayaan dengan senjata tajam ini terjadi saat tersangka menggelar pesta miras di tengah jalan bersama teman-temannya. Diduga tersangka tersinggung saat mendengar suara klakson mobil korban lalu mengamuk dan memukul kaca mobilnya.

"Pelaku yang mabuk menghentikan kendaraan yang melintas untuk meminta uang lalu memukul kaca belakang mobil korban. Korban turun lalu pelaku menikam dan sempat ditangkis tapi kena di lengan bagian dalam," ujar Kapolres.

Korban lalu mengaku sebagai anggota dan tersangka langsung kabur. Korban sempat berupaya melakukan pengejaran, namun akibat luka yang dideritanya mengeluarkan banyak darah dia hentikan mengejar tersangka dan menelepon anggotanya.  

Saat penangkapan, DL sempat berpura-pura kesurupan  sehingga terjadi tarik-menarik dengan keluarga pelaku. Dia juga mencoba menghilangkan barang bukti penikaman dengan membuang badik yang digunakan menusuk korban. Saat dilakukan penggeledahan, polisi hanya menemukan sarung badik. 

Polisi akhirnya membawa pelaku ke Polres Muna Barat untuk proses penyelidikan dan penyidikan. Akibat perbuatannya, DL dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman dua tahun penjara.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
23 jam lalu

Berkas Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan YTR Dilimpahkan ke Kejati Jabar

1 hari lalu

Kasus Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bandung Masuki Babak Baru

2 hari lalu

Cekcok Utang Piutang, Pria Tewas Bersimbah Darah Ditikam Rekannya di Bandung

5 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

7 hari lalu

Oknum Kades di Banyumas Pukuli Perempuan Muda di Depan Masjid, Kini Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal