Sebut Jenazah Covid-19 Lebih Baik Dibakar, Mendagri Tito: Ucapan Saya Dipotong

Antara
Fandy Wattimena
Mendagri Tito Karnavian. (Foto: Antara)

Tetapi kata Mendagri, ada media yang memotong, bahkan ada kata- kata yang di luar apa yang dikatakan, yakni jenazah Covid-19 harus dibakar.

"Saya tidak pernah mengatakan hal seperti itu, yang saya katakan ini panjang saat diskusi penanganan jenazah Covid-19," ujarnya.

Mendagri meminta polemik terkait pernyataan ini diakhiri dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Karena pernyataan terkait perlakukan terhadap jenazah yang terinfeksi Covid-19 dikembalikan pada protokol kesehatan dan penanganan sesuai keyakinan (akidah) setiap agama.

Mendagri meminta agar pemberitaan jika dimuat di media jangan dipotong-potong sehingga kehilangan konteks.

"Masyarakat akhirnya melihat sepotong dan berfikir saya mengharuskan cara penanganan jenazah dibakar, tentu tidak.  Saya kira teman-teman yang ikut webinar saat itu memahami betul jika membaca konteks secara keseluruhan," ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pj Wali Kota Cimahi Dicopot Mendagri, Waketum Partai Perindo: Keputusan Tepat

57 tahun lalu

Mendagri Instruksikan Para Kepala Daerah di Babel Atasi Faktor Penyumbang Inflasi

57 tahun lalu

Masa Jabatan Pj Gubernur Banten Al Muktabar Diperpanjang hingga 2024

57 tahun lalu

Dilantik Jadi Pj Gubernur Babel, Suganda Pandapotan Siapkan 5 Agenda Prioritas

57 tahun lalu

Mendagri Tito: Anggaran Aceh Masih Bergantung Transferan dari Pusat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal