Sebut Jenazah Covid-19 Lebih Baik Dibakar, Mendagri Tito: Ucapan Saya Dipotong

Antara
Fandy Wattimena
Mendagri Tito Karnavian. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menuai sorotan terkait ucapanya yang menyebut jenazah Covid-19 secara teori lebih baik dibakar dalam kegiatan webinar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Mantan Kapolri itu pun melakukan klarifikasi atas ucapannya itu.

"Kesempatan ini saya mau mengkarifikasi berita yang menurut saya dipotong saat acara webinar FKUB pada Rabu (22/7) secara nasional," kata Mendagri Tito Karnavian usai shalat Jumat di Masjid Taya Al Fatah Ambon.

Webinar FKUB terkait Covid-19 dan penanganannya. Dalam diskusi saat itu salah satu yang disampaikan terkait penanganan jenazah Covid-19.

"Saya sampaikan jenazah Covid-19 secara teori seyogianya dibakar agar virusnya juga mati. Tetapi belum tentu sesuai dengan akidah atau keyakinan agama tertentu, seperti saya seorang Muslim," katanya.

Karena itu, menurut Tito, tekniknya adalah dengan cara dibungkus rapat, supaya virus tidak ada celah untuk keluar, selanjutnya dimakamkan di lokasi yang kering, sehingga tidak ada kemungkinan untuk virus keluar mengalir di air dan sebagainya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pj Wali Kota Cimahi Dicopot Mendagri, Waketum Partai Perindo: Keputusan Tepat

57 tahun lalu

Mendagri Instruksikan Para Kepala Daerah di Babel Atasi Faktor Penyumbang Inflasi

57 tahun lalu

Masa Jabatan Pj Gubernur Banten Al Muktabar Diperpanjang hingga 2024

57 tahun lalu

Dilantik Jadi Pj Gubernur Babel, Suganda Pandapotan Siapkan 5 Agenda Prioritas

57 tahun lalu

Mendagri Tito: Anggaran Aceh Masih Bergantung Transferan dari Pusat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal