PKL dan Tokoh Agama di Ambon Dukung 8 Polisi yang Merotangi Warga agar Menggunakan Masker

Antara
Ilustrai masker. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id – Para tokoh agama dan para pedagang kaki lima (PKL) di Ambon, Maluku mendukung upaya polisi yang merotangi (memukul dengan rotan) warga yang tak memakai masker di Pasar Mardika. Sebelumnya ada delapan polisi yang diperiksa di Propam Polda Maluku karena merotangi warga.

"Saya adalah satu dari sekian PKL yang sempat ditegur dengan dirotangi oleh polisi saat itu. Jadi, tindakan yang dilakukan oleh para polisi itu merupakan hal yang wajar sebagai peringatan untuk menggunakan masker," kata Mahmud Sihasale (30) salah satu pedagang di Pasar Mardika, Senin (8/6/2020).

Bagi Mahmud, tindakan itu hanya untuk mengingatkan. Apalagi polisi yang memukul dengan rotan juga tidak terlalu kencang. Pukulan dilakukan perlahan kepada mereka yang tidak menggunakan masker.

Dia bahkan mengaku tidak pernah merasakan sakit akibat tindakan tersebut. Sebaliknya, dia menyampaikan terima kasih kepada para anggota polisi yang sudah menegur dan mengingatkan.

Sementara warga lain, Wandy juga menyatakan hal serupa. Dia mengaku sebelumnya jarang memakai masker meski mengetahui ancaman wabah virus corona.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Polisi di Makassar Ngamuk di Kos Mantan Pacar, Picu Keributan dengan Warga

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Mantan Polisi Bunuh Kekasih di Indramayu, Dituntut Seumur Hidup 

57 tahun lalu

Memanas, Polisi Bubarkan Paksa Demonstrasi di Kantor Gubernur Kaltim

57 tahun lalu

Kronologi Perkelahian Disertai Ancaman Senpi di Medan, Berawal Cekcok di Jalan

57 tahun lalu

Bripda Natanael Tewas Diduga Dianiaya Senior, Sejumlah Saksi Diperiksa Propam Polda Kepri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal