Pascagempa Ambon, Warga Panik Lantai Rumahnya Keluarkan Hawa Panas

Antara
Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Maluku membangun sarana MCK darurat bagi para pengungsi korban gempa bumi di lokasi pengungsian Desa Waai, Pulau Ambon, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (5/10/2019). (Foto: Antara)

“Mulai panas sejak gempa itu dan suhunya belum turun sampai sekarang. Tadinya kami kira itu ada hubungannya dengan aliran listrik, tapi lantainya masih tetap panas walau listrik sudah dipadamkan,” katanya.

Kendati luasan hawa panas tidak mencapai keseluruhan lantai ruang keluarga, kejadian ini membuat keluarga Hutapea merasa panik dan waswas akan akan terjadi sesuatu pada bangunan rumah mereka.

Peristiwa yang tidak biasa tersebut, kata Christin, sudah dilaporkan ke Pusat Penelitian Laut Dalam (P2LD) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan mereka mengirimkan satu peneliti untuk mengambil data.

"Panasnya tidak di keseluruhan lantai ruang keluarga, tapi kami agak takut juga. Tadi sudah ada peneliti LIPI yang datang mengukur suhunya, katanya panas lantai mencapai 42 derajat Celcius," ucap Christin.

Ahli geologi dari P2LD LIPI Fahreza Sasongko yang sementara meneliti mengenai dampak gempa tektonik magnitudo 6,5 di Ambon, saat dihubungi mengakui seorang peneliti sudah diturunkan ke rumah keluarga Hutapea untuk mengambil data awal.

"Tadi, karena saya tidak sempat jadi ada teman yang sudah ke sana untuk mengambil data awal. Sore ini saya akan ke sana lagi untuk memeriksa lebih lanjut, hasilnya akan kami konfirmasi," kata Fahreza.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Aleg Perindo Welhelm Kurnala Siapkan Ambulans Laut Atasi Keterbatasan Akses Medis di Aru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal