Pasar Mardika Jadi Lokasi Percontohan Penerapan New Normal di Ambon

Antara
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Pasar Tradisional Mardika di Kota Ambon dijadikan lokasi percontohan penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal. Hal ini disampaikan langsung Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Jumat (30/5/2020).

"Pasar Mardika akan menjadi salah satu lokasi contoh penerapan new normal di Ambon dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Wali Richard.

Dia mengatakan, pemerintah pusat saat ini sementara merumuskan standar operasional prosedur (SOP) agar masyarakat di daerah bisa mulai produktif dengan kondisi pandemi Covid-19. Walaupun masuk dalam zona merah dengan angka penderita tertinggi di Maluku, namun pemkot siap menindaklanjuti kebijakan pusat.

"Ini merupakan kebijakan nasional sehingga kita harus beradaptasi," katanya.

Richard mengakui, tidak semua kawasan di kota Ambon diterapkan new normal, tetapi dimulai dari kawasan Pasar Mardika. Dalam pelaksanaannya, akan ada pos terpadu Polri, TNI dan Satpol PP untuk memantau pemberlakukan protokol kesehatan.

"Penerapan ini juga terkait jarak antara satu pedagang dengan lainnya, yakni bagaimana cara belanja yang benar dengan protokol kesehatan," ucapnya.

Disinggung terkait dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ambon, Richard menyebut kebijakan tersebut merupakan urusan pusat. Dalam waktu dekat, pemkot akan mengeluarkan peraturan wali kota terkait pembatasan kegiatan masyarakat secara terbatas untuk pergerakan orang, kegiatan tempat usaha dan umum serta moda transportasi.

"Tidak ada masalah jika kita melaksanakan praPSBB dan new normal," kata Richard.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Kebakaran Pasar Gatak Grobogan, 20 Kios Milik Pedagang Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit di Bandung Meroket hingga Rp100.000 per Kg

57 tahun lalu

Pedagang Bersyukur Pasar di Aceh Tamiang Bergeliat usai Banjir: Ekonomi Kembali Bergerak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal