Organisasi Kepemudaan Ambon Minta Kapolda Bebaskan 2 Mahasiswa Tersangka Demo Anarkistis

Antara
Kelompok Cipayung Ambon bersilaturahmi kepada Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar, Jumat (17/10/2020). (Foto: Antara)

AMBON, iNews.idKelompok CipayungAmbon yang terdiri atas beberapa organisasi kepemudaan meminta Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar untuk membebaskan dua mahasiswa yang ditangkap. Keduanya kini berstasus tersangka dalam aksi provokasi dan anarkistis saat berunjuk rasa tolak UU Cipta Kerja.

"Mereka memohon kepada kapolda agar dua orang rekannya itu bisa dilepaskan," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat, Sabtu (17/10/2020).

Dia mengatakan permohonan OKP Cipayung ini disampaikan langsung saat melakukan kunjungan silaturahim ke Kapolda Maluku, Jumat (16/10/2020). Organisasi kepemudaan cabang Ambon tersebut di antaranya Ketua Umum HMI, Burhanudin Rumbouw; Ahmad Firdaus Mony selaku Ketua Umum KAMMI, Ketua Umum PMII, Saiful Renuat dan Sekretaris GMNI, Albertus YS Pormes.

Selain meminta agar dua rekan mahasiswa dibebaskan, OKP Cipayung ini juga berharap kapolda dapat memberikan pembinaan bagi dua orang mahasiswa tersebut layaknya orang tua kepada anak. OKP Cipayung ini juga menyatakan akan memberikan sanksi organisasi kepada dua mahasiswa yang termasuk bagian dari anggota Cipayung tersebut.

"Mereka meminta maaf atas terjadinya aksi demo anarkistis yang menyebabkan ketidaknyamanan dan meresahkan masyarakat," ujar Kabid Humas.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung anarkistis sejak sore hingga malam tersebut, diakui di luar kontrol kelompok OKP Cipayung. Mereka mengaku aksi tersebut dikoordinir oleh Gerakan Rakyat Maluku Melawan (Geram) Omnibus Law, Kota Ambon.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
17 jam lalu

Sopir Truk jadi Tersangka Kecelakaan Maut Rombongan Pengantin di Indramayu

2 hari lalu

Demo Mahasiswa dan Santri Tuntut Berantas Judi di Mapolda Sumut Nyaris Ricuh

2 hari lalu

Geger! Mahasiswa Unamin Sorong Ditemukan Tewas di Depan Kos Putri

9 hari lalu

Investasi Bodong di Bengkulu, 145 Orang Jadi Korban dengan Kerugian Rp6,5 Miliar

30 hari lalu

Viral Massa Datangi Mahasiswa Unnes Diduga Pelaku Pelecehan, Tuntut Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal