Masa Tanggap Darurat Covid-19 Malut Berakhir, Kesadaran Masyarakat Masih Minim

Antara
Penerapan protokol kesehatan di tingkat lingkungan warga. (Foto: Antara).

TERNATE, iNews.id - Masyarakat Maluku Utara (Malut) kembali diingatkan untuk tidak menganggap remeh Covid-19. Saat ini, kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dianggap masih minim.

"Jujur saja, kesadaran masyarakat di Malut masih minim, ," kata Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Chasan Boesoerie (CB) Ternate dr Syamsul Bahri, Minggu (30/8/2020).

Dia menambahkan, dengan berakhirnya status tanggap darurat Covid-19, akan berdampak pada penanganan Covis-19 di Malut. Selain itu, personel TNI-Polri yang ditempatkan di berbagai RSU dan tempat keramaian praktis ditarik.

"Personel TNI-Polri sangat dibutuhkan, terutama dalam memberikan edukasi dan disiplin kepada masyarakat dalam penanganan Covid-19 di Malut," katanya.

Dia menambahkan, Covid-19 bukan penyakit yang bisa dianggap remeh. Angka kematian di Malut akibat virus ini masih tinggi yakni 65 orang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Masa Tanggap Darurat Banjir Longsor di Agam Diperpanjang hingga 5 Januari, Fokus Pemulihan

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Bupati Lumajang Tetapkan Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru 7 Hari, Ini Arahannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal