Listrik Tak Stabil, 2 Alat Vital BTKLPP Ambon Terbakar

Antara
Ilustrasi mesin PCR. (Foto: iNews/Ismail Sangaji)

Dia mengatakan, jika sampel rusak, akan membuat rasah karena masyarakat menunggu hasil tes usap. Maka dari itu, BTKLPP juga memohon maaf kepada masyarakat terkait keterlambatan hasil pemeriksaan laboratorium.

Meskipun BTKLPP memiliki mesin genset sendiri, arus listrik yang tidak stabil secara mendadak membuat peralatan tersebut mengalami kerusakan. Pada prinsipnya, aktivitas pemeriksaan spesimen itu masih berjalan normal.

Hingga 1 Oktober 2020, BTKLPP sudah dilakukan pengujian sampel sebanyak 14.525 spesimen.

Sementara hingga Jumat (2/10/2020), spesimen yang tinggal dibaca hasilnya ada 200-an. Untuk spesimen yang belum diproses sama sekali ada lebih dari 300

"Ini karena proses pengujiannya dilakukan secara bertahap," katanya.

BTKLPP Ambon didukung 16 tenaga analis 16 dengan masing-masing kualifikasinya. Mereka juga kelabakan dengan begitu banyaknya spesimen yang masuk, sementara barang habis pakai juga menjadi kendala.

"DPRD dan Pemprov Maluku diminta memperhatikan keberadaan barang habis pakai tersebut," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejumlah Wilayah Sumatera Gelap akibat Listrik Padam, Ini Penjelasan PLN

57 tahun lalu

Terungkap! Penjaga Kafe di Lampung Komplotan Pencuri Kabel PLN, Aksinya Tergolong Nekat

57 tahun lalu

Tragis! Remaja Tewas Tersengat Listrik Tiang Lampu Jalan di Surabaya

57 tahun lalu

2 Pekerja Tersetrum saat Bangun Atap Koperasi di Mojokerto, 1 Tewas 1 Luka Parah

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ambon dan Sekitarnya Hari Ini 13 Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal