TERNATE, iNews.id - Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) Kuntu Daud mendorong pengembangan batik lokal untuk bisa dijadikan seragam aparatur sipil negara (ASN). Seragam tersebut nantinya digunakan baik di level pemerintah provinsi dan juga kabupaten/kota.
"Kita harus bangga mengenakan batik kita sendiri. Apalagi berbagai corak batik lokal khas memiliki berbagai motif, di antaranya Batik Tubo di Ternate, Batik Sula dan Puta Dino Tidore," katanya Senin (5/10/2020).
Menurutnya, batik merupakan kekayaan daerah yang harus dilestarikan. Sementara salah satu langkah konkrit pelestarian batik yakni dengan dijadikan seragam ASN.
Dia mengaku kerap mengenakan batik dalam berbagai agenda, baik urusan kantor maupun keluarga. Untuk memilih batik yang tepat untuk dijadikan seragam ASN, Pemprov melalui instansi terkait harus melakukan kajian yang melibatkan stakeholder lainnya.
Politisi PDI Perjuangan ini berjanji akan menyampaikan rencana tersebut kepada anggota DPRD dalam sebuah pertemuan resmi. Wacana ini juga akan disampaikan kepada Gubernur Malut, KH Abdul Gani Kasuba.