Meski tidak ada korban jiwa, puluhan penumpang mengalami luka dan cedera, sebagian di antaranya cukup serius. Mereka terluka saat berupaya menyelamatkan diri dengan melompat dari kapal dan menghantam batu maupun karang di sekitar lokasi kejadian.
Korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit di Ternate untuk mendapatkan penanganan medis.
Sebelumnya, insiden terjadi pada Selasa (17/2/2026), saat KM Intim Teratai menabrak karang hingga akhirnya kandas di pesisir Pulau Makian. Proses evakuasi berlangsung dramatis, melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas, Polairud, dan KPLP.
Saat ini kondisi KM Intim Teratai masih tertahan di lokasi kandas dan terus diterjang gelombang pesisir. Aparat kepolisian menyatakan akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kapal kehilangan kendali hingga menabrak karang.