“Masih banyak ditemui di lapangan warga yang memilih untuk tinggal di tenda. Mereka khawatir untuk pulang meskipun rumahnya tidak rusak. Ini yang terus kami sosialisasikan,” ujarnya.
Menurutnya, BNPB telah mengirimkan personel untuk mendukung penanganan darurat pascagempa. Selain itu juga membawa bantuan logistik dan peralatan ke lokasi terdampak. Bantuan ini meliputi matras 149 lembar, perlengkapan keluarga 200 paket, selimut 500 lembar dan sandang 500 paket.
Sebelumnya, BMKG merilis gempa M 6,5 (hasil pemutakhiran) terjadi di wilayah Ambon dan sekitarnya pada Kamis (26/9/2019) pukul 06.46 WIB atau 08.46 WIT. Gempa ini menelan sebanyak 23 korban jiwa dan ratusan lainnya terluka.
Hasil analisis BMKG, gempa bumi dirasakan di wilayah Ambon dan Kairatu pada skala intensitas V MMI, di Paso II-III MMI dan Banda II MMI. BMKG juga menegaskan, hasil permodelan terhadap gempa menunjukkan guncangannya tidak berpotensi tsunami.