Kasus Ferdinand Hutahaean, GP Ansor Minta Masyarakat Tak Main Hakim Sendiri

Carlos Roy Fajarta
Ferdinand Hutahaean (iNews)

JAKARTA, iNews.id – Polisi telah menetapkan mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Terkait hal ini, GP Ansor meminta masyarakat mempercayakan proses ini kepada Polri dan tidak main hakim sendiri.

“Meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada polisi dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, tanpa menghakimi terlebih dahulu, hingga kelak putusan pengadilan dijatuhkan,” kata Ketua PP GP Ansor, Luqman Hakim, Selasa (11/1/2022).

Dia mengaku menghormati dan mengapresiasi langkah cepat dan tegas polisi dalam memproses kasus yang telah menyita perhatian publik belakangan ini. 

"Langkah cepat dan tegas polisi ini saya harapkan dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat. Sehingga dapat dicegah potensi meluasnya kegaduhan publik yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat," kata Luqman Hakim.

Penetapan Ferdinand sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri diharapkan juga dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat. GP Ansor menilai positif ketegasan Polri ini.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Penjaga Kartel Sabu Ditahan Bareskrim

57 tahun lalu

Hina Suku Sunda dan Viking, Youtuber Resbob Dituntut 2,5 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Sidang Eksepsi Resbob di PN Bandung, Kuasa Hukum Nilai Dakwaan Tidak Jelas

57 tahun lalu

Youtuber Resbob Diadili di PN Bandung, Terancam 4 Tahun Penjara Didakwa Hina Suku Sunda

57 tahun lalu

Bareskrim Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota Didik Putra Kuncoro Tersangka Kasus Narkoba  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal