Isak Tangis Iringi Pemakaman Praka M Alif Nur Angkotasan yang Gugur di Papua

Antara
Danrem 151/Binaya Brigjen TNI Arnold AP Ritiauw menyerahkan foto dan bendera Merah Putih kepada Dalimahu Talaohu, istri almarhum Praka M Alif Nur Angkotasan saat upacara pemakaman secara militer di Negeri Pelauw, Pulau Haruku. (Foto: Antara)

Upacara militer dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan negara dan TNI atas jasa, dharma bakti dan pengabdian almarhum kepada negara dan bangsa semasa hidupnya.

Danrem mengatakan, meninggalnya Praka Alif Angkotasan dan rekannya dalam tugas, sungguh sangat mengejutkan dan menimbulkan kesedihan mendalam bagi semua pihak. Kesedihan ini terutama dirasakan keluarga ditinggalkan.

"Saya atas nama negara dan TNI menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum. Saya berdoa, semoga segala kesalahan dan kekhilafan serta dosanya dapat diampuni dan amal baktinya diterima Tuhan Yang Maha Esa. Seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dan bimbingan serta perlindungan," katanya.

Danrem Arnold juga menyatakan, insiden yang menimpa dua anggota Yonif Para Raider 432/WSJ tersebut sebagai bukti kuat TNI siap mengorbankan apapun, termasuk nyawanya untuk mempertahankan seluruh wilayah NKRI.

Sementara M Ali Latuconsina sebagai keluarga menyampaikan terima kasih yang mendalam dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pimpinan TNI, baik di pusat dan daerah. Mereka telah membantu pemulangan jenazah almarhum sehingga dapat dimakamkan di tanah kelahirannya dengan tata cara dan adat masyarakat Negeri Pelauw.

Ali Latuconsina yang juga Sekretaris Negeri Pelauw juga menyatakan, seluruh keluarga menerima peristiwa yang menimpa Praka Alif Angkotasan dengan ikhlas. Keluarga juga memohon maaf atas segala kesalahan yang dilakukan almarhum selama menjalankan tugas di kesatuannya.

Proses pemakaman secara militer juga dihadiri Wadan Lantamal IX/Ambon Kolonel Mar Said Latuconsina, Kasi Pers Korem 151/Binaiya Kolonel Inf Arief, Asper Divisi 3 Kostard Letkol Inf Agus dan Danyon Raider 733/Masariku Letkol Inf David S Sirait.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal