Gempa Susulan Masih Guncang Ambon, Sekolah Diliburkan 10 Hari

Antara
Para pelajar saat diberikan simulasi saat terjadi gempa bumi di sekolah. (Foto: KORAN SINDO)

AMBON, iNews.id – Aktivitas belajar mengajar seluruh jenjang pendidikan dari tingkat TK hingga SMA/SMK di Kota Ambon, Provinsi Maluku, diliburkan selama 10 hari atau hingga 20 Oktober 2019. Kebijakan ini diterapkan menyusul rentetan gempa yang terus terjadi pascagempa magnitudo 6,5 yang terjadi 26 September silam.

"Instruksi Wali Kota Ambon, seluruh siswa mulai dari TK hingga SMP diliburkan mulai 11-20 Oktober 2019. Sementara siswa SMA dan SMK juga menyesuaikan instruksi wali kota," kata Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler di Ambon, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, kebijakan meliburkan siswa karena gempa susulan yang terjadi mengakibatkan aktivitas belajar mengajar tidak dapat berjalan normal.

"Informasi yang kami terima, orangtua meminta agar sekolah diliburkan karena khawatir akan keberadaan anak-anak saat gempa susulan terjadi," ujarnya.

Syarif mengakui, pascagempa yang terjadi 26 September hingga saat ini, aktivitas belajar di sekolah terkendala gempa susulan yang terjadi di pagi maupun siang hari.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,9 Guncang Nias Utara, BMKG: Hati-Hati Gempa Susulan

57 tahun lalu

BMKG: 1.108 Gempa Susulan Guncang Sulut Pascagempa Utama M7,6 di Bitung

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Bitung usai Gempa Dahsyat M 7,6, BMKG Catat 422 Gempa Susulan

57 tahun lalu

Gempa Susulan M 5,7 Guncang Jailolo Maluku Utara, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

94 Gempa Susulan Guncang Maluku Utara usai Gempa Dahsyat M 7,6, Warga Takut Masuk Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal