Di Halmahera Utara, gempa dirasakan pada skala III–IV MMI, yang berarti getaran terasa nyata di dalam rumah, sebagian di luar rumah, bahkan membuat benda ringan bergoyang.
Sementara itu di wilayah Ternate, Tidore, Sanana dan Morotai, getaran tercatat pada skala III MMI atau seperti sensasi truk melintas di sekitar bangunan.
Getaran juga menjalar hingga Manado, Kota Gorontalo, Gorontalo Utara, dan Bone Bolango dengan intensitas II–III MMI, getaran terasa nyata di dalam rumah namun tidak menimbulkan kerusakan signifikan.
Hingga pukul 09.50 WIB, BMKG memastikan belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock) berdasarkan hasil monitoring sementara.
Wijayanto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi,” ucapnya.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah Maluku Utara guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.