Dikecam DPRD Halteng karena Dianggap Larang Karyawan Beribadah, Ini Kata PT Honglu

Ismail Sangaji
Penanggung Jawab Lapangan PT Honglu, Dwi Hariyadi memberikan klarifikasi soal perusahaan yang disebut melarang pekerja beribadah. (Foto: iNews/Ismail Sangaji)

Diberitakan sebelumnya, perusahaan subkontraktor PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) sebagai pengelola kawasan industri Weda Bay ini sebelumya dikecam DPRD Halteng karena dilaporkan melarang karyawan beribadah.

Anggota DPRD Halteng, Nuryadin Ahmad mengatakan, komisi I dan II akan melayangkan surat pemanggilan kepada manajemen PT IWIP maupun PT Honglu melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP), untuk meminta klarfikasi terkait masalah jam beribadah pada jam kerja dan ketersediaan tempat ibadah karyawan di lokasi kerja.

"Sebagaimana informasi yang beredar di media sosial, media online serta media YouTube baru-baru ini, maka saya akan sarankan kepada komisi terkait untuk melakukan peninjauan lokasi untuk kita memastikan sarana beribadah para karyawan tersebut baik untuk yang Islam maupun Kristen," ujarnya, Minggu (8/11/2020).

Nuryadin menyatakan, perusahaan seharusnya memfasilitasi tempat ibadah baik untuk pekerja yang beragama Islam maupun Kristen. Tempat tersebut juga harus layak digunakan sebagai tempat ibadah.

"Bagi saya kewajiban beribadah bagi setiap manusia yang ber-Tuhan adalah prinsip hidup, karena itu perusahaan tidak boleh main-main dengan masalah ini," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,7 Guncang Halmahera Barat Maluku Utara

57 tahun lalu

Gunung Ibu Erupsi Hari Ini, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 400 Meter

57 tahun lalu

Gunung Ibu Erupsi Hari Ini, Abu Vulkanis Membubung Setinggi 500 Meter ke Langit

57 tahun lalu

Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Membubung 3.000 Meter di Atas Puncak

57 tahun lalu

Gunung Dukono Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Capai 1,6 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal