Cerita Petani Porang di NTT Raup Miliaran, Pembeli Datang Langsung Bawa Uang Satu Koper

Iren Leleng
Petani porang kelompok Abdi Kasih di Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba Utara, Manggarai Timur, NTT saat transaksi di kebun. (Foto: MPI/Iren Leleng)

Melihat prospek dari tanaman porang yang memiliki nilai ekonomis tinggi ini, dira bersama 40-an petani dalam Kelompok Abdi Kasih memanfaat lahan tidur yang ada untuk ditanam porang.

"Jadi kami olah lahan tidur yang ada menjadi lahan produktif dengan tanam porang. Kami konsisten untuk budi daya porang, dan secara kontinu kami tanam serta merawat hingga hasilnya sekarang sangat memuaskan,” katanya.

Tentu yang memudahkan petani yakni para investor atau pembeli datang langsung ke lokasi untuk membeli. Tanaman porang ini menjadi komoditi andalan. Tercatat di Desa Gunung Baru itu, porang sangat potensial. Komoditi lain yang ada tanaman kopi, cengkeh, vanili, cokelat dan juga kemiri.

"Nanum ketika kita melihat peluang, tanaman porang ini merupakan komoditi yang bisa menghidupkan. Sangat potensial karena bernilai ekonomi tinggi. Lahan yang ada juga sangat mendukung sehingga kami memanfaatkan lahan yang ada dengan tanam porang," katanya.

Sementara Pastor Paroki Kajong Romo Bernad Palus Pr mengatakan sejak dia menjalankan tugas sebagai Pastor Paroki Mamba tahun 2014, termasuk di dalamnya Desa Gunung Baru, telah memperkenalkan tanaman porang kepada umat atau masyarakat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 jam lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung 1.200 Meter

4 hari lalu

Update Bentrok Warga di Adonara NTT: 3 Orang Tewas hingga Sejumlah Rumah Dibakar

4 hari lalu

Bentrok Warga di Adonara NTT Pecah, 1 Orang Tewas dan 3 Luka-Luka

4 hari lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

11 hari lalu

16 WNA Uzbekistan Terdampar di Alor, Diduga terkait Jaringan Penyelundupan Manusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal