Cakupan Vaksinasi di Lapas Maluku Rendah karena Napi Tak Punya KTP

Antara
Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku, Saiful Sahri, mengakui cakupan vaksinasi terhadap penghuni lapas Maluku rendah. Foto: Antara

AMBON, iNews.id - Cakupan vaksinasi untuk penghuni lapas di Maluku rendah. Total baru 522 narapidana (napi) yang menerima dosis pertama vaksinasi Covid-19 dari jumlah keseluruhan 1.458 penghuni rutan dan lapas.

Menurut Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku, Saiful Sahri, hal ini disebabkan banyak penghuni lapas tidak memiliki KTP. Selain itu keterbatasan stok vaksinasi.

“Untuk vaksinasi tahap kedua menurut jadwal akan berlangsung di bulan Agustus, ternyata tidak dapat dilaksanakan akibat kekurangan stok vaksin," ujar Saiful, Selasa (31/8/2021).

Menurutnya, sekarang ini sudah ada kelonggaran mengenai persyaratan vaksinasi harus memiliki KTP Maluku. Namun sekarang ini pelaksanaan vaksinasi untuk penghuni lapas terkendala stok vaksin.

Khusus di Lapas Ambon, lanjutnya, baru sebanyak 109 orang sudah divaksin dari 451 warga binaan yang ada. Sisanya belum karena terkendala KTP sesuai dengan ketentuan yang lama. 

Sedangkan untuk pegawai di Lapas Ambon sudah sebanyak 60 orang sudah divaksin, atau tinghal 36 petugas lagi yang belum divaksinasi. Lapas Ambon sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Ambon maupun Puskesmas Desa Passo untuk memenuhi layanan vaksinasi.

"Intinya kami tetap mendorong agar pelaksanaan vaksin dapat dilaksanakan bagi semua napi di Maluku. Kami memahami keterlambatan ini, karena di masing-masing unit pelaksana teknis stok vaksin memang terbatas, jadi harus menunggu sampai stoknya tersedia baru dilakukan vaksinasi," ujarnya.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

134 Napi High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan, Pengamanan Diperketat

57 tahun lalu

Gelisah saat Temui Napi, Pengunjung Lapas Banceuy Bandung Ternyata Simpan Sabu dalam Anus

57 tahun lalu

Heboh! Dugaan Jual Beli Sel Mewah Lapas Blitar Rp100 Juta, Penasaran Apa Saja Fasilitasnya?

57 tahun lalu

Waduh! 3 Oknum Sipir Lapas di Blitar Diduga Jual Sel Khusus ke Napi hingga Rp100 Juta

57 tahun lalu

Pemindahan Ratusan Narapidana Risiko Tinggi dari Riau ke Nusakambangan Dikawal Ketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal