Biografi Gerrit Agustinus Siwabessy, Ilmuwan Maluku yang Dijuluki Bapak Atom Indonesia

Antara
Patung GA Siwabessy di Kompleks Fakultas Kedokteran Unpatti, Ambon, Maluku. (ANTARA/DedyAzis)

Berkat jerih payah dan kekompakan keluarganya, pada 1931, GA Siwabessy berhasil menyelesaikan studi setingkat SMA di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs, (MULO) di Kota Ambon.

Prestasinya yang gemilang di MULO mengantar Siwabessy menjadi penerima beasiswa untuk meneruskan pendidikan kedokteran ke Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS), Surabaya.

Di NIAS inilah Siwabessy dipanggil dengan julukan Upuleru, yang dalam bahasa tanah (tanah/asli) Maluku Tengah artinya 'dewa' atau 'pelindung'.

Sebutan ini terus dipakai teman-temannya semasa perjuangan 1945. Itu sebabnya ketika Siwabessy menulis memoarnya yang diterbitkan Gunung Agung pada 1979, disepakati judul memoar tersebut ”Upuleru”.

Begitu lulus dari NIAS pada 1941, dia langsung diminta Belanda dan dipekerjakan sebagai dokter penuh dengan fasilitas sangat memadai pada pusat pengeboran perusahaan minyak Belanda, Bataafsche Petroleum Maatschappij (BPM) di Cepu, Jawa Tengah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Aleg Perindo Welhelm Kurnala Siapkan Ambulans Laut Atasi Keterbatasan Akses Medis di Aru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal