Bentrokan Warga Ohoi Maluku Tenggara, Polisi : Situasi Sudah Kondusif

Antara
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Roem Ohoirat. (Foto: Antara).

Menurutnya, perwakilan kedua desa akan melalukan pertemuan pada 10 Februari 2022 untuk membahas persoalan tanah yang menjadi pemicu masalah tersebut.

Dalam bentrok itu menyebabkan delapan warga dari Desa Kelanit luka-luka. Dua di antaranya Ketua Bawaslu Malra, Maximus Lefteuw dan stafnya Lodifikus Lefteuw. Polisi dan TNI turun menghalau massa kedua desa itu sehingga tidak sempat meluas.

“Ada yang mengalami luka-luka, ada yang mengalami luka robek, kemudian ada juga yang terkena tembakan senapan angin. Di antara mereka juga ada yang membawa senapan angin,” katanya.

Saat konflik pecah, Aparat TNI dan Polri yang mengetahui kejadian itu, langsung turun dan membubarkan kedua massa Ohoi itu. Situasi dapat dikendalikan TNI-Polri.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bentrokan Berdarah Geng Bersenjata di Cikupa Terekam CCTV, 1 Orang Terkena Sabetan Celurit

57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Bentrok Suporter usai Laga Persija vs Persib di Bogor dan Sukabumi, Ini Kata Kapolda Jabar

57 tahun lalu

Bentrokan Usai Nobar Laga Persib Vs Persija di Sukabumi, 3 Orang Terluka

57 tahun lalu

Bentrok Warga di Palopo Pecah Lagi, Jalan Trans Sulawesi Sempat Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal