Bentrok Berdarah di Maluku Tenggara, Kapolda : Hentikan Pertikaian, Ambil Jalan Damai

Antara
Sejumlah pastor memeluk warga dan mengajak untuk menghentikan pertikaian dua desa di Kabupaten Maluku Tenggara. (Foto : Antara)

LANGGUR, iNews.id - Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif menegaskan Polri akan memproses hukum sesuai aturan yang berlaku bagi pelaku tindak pidana dalam bentrokan berdarah di Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Dalam pertikaian antardesa ini, satu orang tewas dan 30-an lainnya luka-luka.

"Saya imbau masyarakat hentikan pertikaian dan ambil jalan damai. Keluarga korban yang meninggal juga sudah serahkan kasus ke penegak hukum untuk proses hukum dan ada pelaku yang diamankan," ujar Kapolda, Senin (25/7/2022) malam.

Dia mengatakan, penanganan konflik di lapangan sudah ditangani Kapolres Malra bersama Dandim setempat. Aparat telah turun menghalau kedua pihak yang bertikai.

"Saya sudah memerintahkan penambahan personel Brimob dari Kabupaten Aru ke Malra," katanya.

Situasi di lokasi pada Senin malam sudah mulai kondusif. Aparat gabungan TNI Polri mengamankan perbatasan kedua Desa Ohoiren dan Ohoidertutu untuk mengantisipasi bentrok susulan. Upaya mediasi perdamaian oleh tokoh agama, Pemkab Malra dan aparat keamanan juga terus dilakukan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Tenggara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Fakta Baru! Motif Dendam di Balik Pembunuhan Nus Kei Ketua Golkar Maluku Tenggara

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Tampang 2 Terduga Pembunuh Nus Kei Ketua Partai Golkar Maluku Tenggara

57 tahun lalu

Motif Penikaman Tewaskan Nus Kei Ketua Partai Golkar Malra, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Kapolda Maluku Perintahkan Usut Tuntas Penikaman Nus Kei Ketua Partai Golkar Malra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal