HALMAHERA, iNews.id - Balai Arkeologi Maluku mengungkap jejak sejarah megalitik di Situs Mamuya, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Kegiatan tersebut diadakan Rumah peradaban berlangsung secara virtual.
"Kegiatan webinar Rumah Peradaban itu melibatkan 40 SMA dan SMK di Tobelo," kata kata Kepala Balai Arkeologi Maluku, Bambang Sugiyanto, di Kota Ambon, Jumat (27/11/2020).
Kegiatan ini, katanya, ditujukan kepada peserta didik tingkat SMA dan SMK, para guru, dan komunitas budaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah kerja Balai Arkeologi Maluku.
Dia mengharapkan, informasi penelitian yang disampaikan ke peserta didik sampai ke ranah pendidikan guna meningkatkan mutu pendidikan dan menjadi muatan lokal pendidikan sejarah di Maluku dan Maluku Utara.
Bambang menyatakan, selama ini hasil riset hanya untuk kepentingan akademis. Namun melalui kegiatan Rumah Peradaban menjadi terobosan baru untuk menginformasikan hasil riset itu kepada masyarakat.