Ada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Aktivitas Pelayaran di Pulau Buru Dihentikan

Antara
Kepala BPTD Maluku Handa Lesmana. (ANTARA/Winda Herman)

AMBON, iNews.id - Gelombang tinggi melanda perairan di Maluku. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Maluku menyebut kondisi ini sudah tiga hari berturut-turut sehingga menghentikan pelayaran antarpulau Galala, Ambon ke Namlea di perairan Pulau Buru.

“Sudah tiga hari berturut-turut dengan hari ini. Sama seperti waktu bulan lalu yang 5 hari berturut-turut, kondisinya serupa,” ujar Kepala BPTD Maluku Handa Lesamana, Senin (22/8/2022).

Menurutnya, cuaca buruk hari ini mengakibatkan gelombang tinggi di sebagian besar perairan Buru sehingga pelayanan kapal penyeberangan Galala ke Namlea belum bisa beroperasi.

"Semoga segera membaik cuaca dan gelombangnya. Semoga saja tidak sampai lima hari berturut-turut,” katanya.

Dia mengatakan, pemberhentian pelayaran antarpulau ini diberlakukan hanya untuk kapal yang melintasi perairan Pulau Buru saja.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Aleg Perindo Welhelm Kurnala Siapkan Ambulans Laut Atasi Keterbatasan Akses Medis di Aru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal