Duda muda tersebut mengaku sengaja membuat pesta perceraian tersebut sebagai bentuk untuk kumpul keluarga. Sekaligus permintaan maaf kepada keluarga yang lapang dada dengan keputusannya sehingga dia menggelar pesta untuk merayakan perceraian.
"Ya itu acara saya sendiri. Memang perceraian mungkin bagi sebagian orang momen sedih, cuma kalau saya sudah sampai di titik yang sudah menerima. Maka dari itu, ya sudah saya bikin acara itu," katanya.
Dia mengaku para tamu udangan merupakan saudara dan teman dekat.
"Yang diundang saudara-saudara, teman-teman dekat. Karena memang saya juga sudah berdamai dan ingin merayakannya saja. Makan-makan menikmati hiburan seperti itu," ucapnya.
Tak seperti pesta pernikahan, Rian mengaku sengaja tidak memperbolehkan para tamu undangan memberikan amplop. Malah dia mengeluarkan uang mencapai puluhan juta untuk acara pesta tersebut, sekitar Rp50-an juta,
"Ya karena kalau nanti orang datang bawa amplop nanti justru menggugurkan esensi dari acara bahagia, tapi malah ada sedikit beban untuk menyumbang. Jadi saya minta gak usah, dress code pun sama, saya ingin tamu yang datang menjadi dirinya sendiri. Kita senang-senang saja, makan-makan seperti itu," ujarnya.