"Desa Mandiri ini yang memiliki Indeks Pembangunan Desa (IPD) lebih dari 75 dalam skala 1 sampai 100," ucapnya.
Data terakhir dari survei Kemendes PDTT tahun 2021, dari 74.961 desa hanya 3.269 desa yang berstatus sebagai Desa Mandiri.
Menurut Gus Halim, perlu lebih banyak lagi desa-desa yang bisa mandiri, salah satunya lewat program smart village. Program ini memang mengandalkan internet of things (IoT) dan perubahan terbesarnya ada pada proses digitalisasi.
"Tetapi semua itu harus selaras dengan tradisi dan budaya desa agar proses pembangunan ini adil dan bersesuaian dengan dinamika masyarakat,” katanya.
Dibandingkan dengan tahun 2020, hasil IDM jumlah Desa Mandiri mengalami peningkatan sebanyak 1.528 Desa. Sementara itu, Desa Maju sebanyak 3.409, Desa Berkembang turun 1.946 dan Desa Tertinggal 3.299. Penurunan jumlah desa tertinggal dan berkembang ini disebabkan karena mengalami peningkatan status menjadi desa maju dan mandiri.