Puluhan Buruh di Lampung Diduga PHK Lewat WA, Perusahaan Sebut Pemberitahuan Libur

iNews
Puluhan buruh di Lampung Selatan diduga di-PHK sepihak via WhatsApp tanpa pesangon, perusahaan membantah dan menyebut hanya dirumahkan sementara. (Foto: iNews).

LAMPUNG SELATAN, INews.id - Puluhan buruh PT Galaxy Wood Industry di Lampung Selatan diduga mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak tanpa prosedur yang jelas. Ironisnya, pemberitahuan pemecatan disampaikan melalui pesan WhatsApp (WA) tanpa surat resmi maupun pesangon.

Sebanyak 20 buruh pabrik triplek itu yang berasal dari Dusun Sandaran 2, Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, mengaku tiba-tiba kehilangan pekerjaan tanpa penjelasan resmi dari perusahaan.

Para buruh menilai proses PHK tidak sesuai aturan karena tidak pernah menerima surat peringatan, surat pemutusan hubungan kerja, maupun hak pesangon sebagaimana diatur dalam ketentuan ketenagakerjaan.

Informasi pemecatan yang disampaikan melalui pesan WA juga menuai sorotan. Dalam tangkapan layar yang beredar, terdapat kalimat bernada kasar yang diduga dikirim oleh oknum HRD perusahaan.

"Surat pemecatan tidak ada, kalau ada surat, SP1, SP2 kan enak. Lagi pula saya tanya alasannya kenapa, tidak mendapat keterangan tapi saya dengar selentingan dari rekan-rekan kerja itu masalah THR," kata Yusni Efendi, salah satu buruh yang mengaku menjadi korban PHK.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Buruh Demo di Mojokerto, Tuntut Pengaktifan BPJS Kesehatan

57 tahun lalu

Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta

57 tahun lalu

May Day di Surabaya, Buruh Kepung Kantor Gubernur Jatim Tuntut Hapus Outsourcing

57 tahun lalu

Lansia Terjerat Kabel WiFi Menjuntai di Lampung, Warga Desak Sanksi Tegas Perusahaan Abai

57 tahun lalu

Ratusan Kios dan 51 Rumah di Lampung Selatan Porak-poranda Diterjang Puting Beliung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal