“Kami sudah memanggil semua yang ada di lokasi dan diduga tahu soal kejadian ini. Namun sampai saat ini, kami juga belum mendapat kesimpulannya. Kami serahkan sepenuhnya kasus ini ke polisi,” ujar Wakil Rektor III UIN Radin Intan Lampung Wan Jabaludin.
Sebelumnya, kedua mahasiswa Azrul Amin dan Ikbal Firmansyah tewas tenggelam di embung kampus setempat, Senin (7/10/2019). Awal kejadian bermula saat para mahasiswa ini ingin memberi kejutan terhadap korban Azrul Amin yang sedang berulang tahun.
Teman-temannya mendorong korban Azrul ke dalam embung. Awalnya korban hanya basah kuyup karena tercebur di sekitar pinggiran embung. Lalu korban Ikbal Firmasnyah tiba-tiba melempar sepatu Azrul ke tengah embung yang dalam.
Azrul berusaha mengambil sepatu miliknya. Namun, korban seketika tenggelam. Korban Ikbal yang mengetahui temannya tenggelam berupaya menolong dengan ikut masuk ke dalam embung. Nahas, keduanya tenggelam. Teman-temannya berusaha menolong, tapi tidak dapat menemukan keduanya. Jasad kedua korban baru ditemukan setelah hampir satu jam pencarian.
Saat ini, jenazah korban Azrul Amin telah dimakamkan di kampung kelahirannya di Desa Kalirejo, Lampung Tengah. Sementara korban Ikbal Firmasnyah dimakamkan di TPU Kecamatan Raja Basa, Bandarlampung.