Polisi Sebut Pembunuhan Balita di Bandarlampung Sudah Direncanakan

Andres Afandi
Kapolsek Teluk Betung Selatan, Kompol Hari Budiyanto menginterogasi Muhamad Amin, tersangka pembunuhan balita di Bandarlampung. (Foto: iNews/Andres Afandi)

“Pembunuhan ini dilakukan dengan cara mencekoki korban dengan air campuran asam, gula merah serta minyak lalu membekap korban hingga tewas,” katanya.

Selain menangkap kedua pelaku, polisi menyita sejumlah barang  bukti pembunuhan yang sempat disembunyikan kedua pelaku di dalam pondok  sebuah kebun tidak jauh dari kediaman pelaku.

"Dari awal memang ada kejanggalan karena ibu korban itu kabur meninggalkan korban di dalam kamar," ucap Hari.

Di hadapan polisi, tersangka Muhamad Amin mengakui perbuatannya telah mengahbisi nyawa korban dengan cara memberikan campuran cairan gula merah, asam jawa dan minyak ritual serta membekap korban hingga tewas. 

Menurut tersangka, pembunuhan itu untuk menutupi aib skandal perselingkuhannya dengan ibu korban, Ayu Olivia yang telah ramai diperbincangkan warga di sekitar tempat tinggalnya. Terlebih wajah korban balita kartika suci rahayu mirip dengan dirinya. 

Ibu korban yang juga sudah ditetapkan tersangka, Ayu Olivia hanya mampu menyesali perbuatan kejinya. Dia mengaku turut menghabisi nyawa anak kandungnya karena dibujuk pria selingkuhannya. 

Akibat perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 80 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Motif Pria Bunuh Selingkuhan di Kamar Hotel Makassar, Pelaku Cemburu

57 tahun lalu

Pria di Makassar Bunuh Selingkuhan di Hotel, Korban Diberi Obat Antinyeri hingga Overdosis

57 tahun lalu

Tragis! IRT di Batubara Tewas Dibunuh Selingkuhan usai Tolak Berhubungan Intim 2 Kali

57 tahun lalu

Camat Padang Selatan Digerebek Istri dan Warga saat Selingkuh dengan Staf Perempuan

57 tahun lalu

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal dari Jawa ke Sumatera

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal