"Kalau sebelumnya saya biasa beli kopi asalan dari petani itu diharga Rp15.000 per kilogram dan kalau kopi premium Rp17.000 per kilogram, sekarang harganya di bawah itu karena permintaan kopi sedikit," katanya.
Pandi berharap pemerintah daerah memberi perhatian agar harga biji kopi bisa naik.
Sekadar informasi, Lampung merupakan pemasok kopi robusta di Indonesia dengan rata-rata produksi mencapai 100.000 - 120.000 ton per tahun dengan luas areal kopi mencapai 163.837 hektare.
Kopi merupakan salah satu komoditas andalan dari Lampung untuk diekspor. Rata-rata Lampung mampu berkontribusi 24,19 persen dari produktivitas kopi nasional. Lampung hasilkan biji kopi jenis robusta yang umumnya berasal dari Waykanan, Lampung Barat, Tanggamus, dan Lampung Tengah.