Liput Sidang Bupati Lamsel, Wartawan Diajak Duel 2 Pria Berambut Cepak

Ira Widyanti
Wartawan mendapat intimidasi dua pria berambut cepak saat meliput sidang penipuan proyek dan jabatan yang menghadirkan saksi Bupati Lampung Selatan. (Foto: MPI)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Seorang wartawan di Bandarlampungdiajak duel dua pria berambut cepak saat meliput sidang Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Hermanto beserta istrinya di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (27/7/2023) sore. 

Intimidasi tersebut dialami wartawan media Lampung TV, Diyon. Saat itu, Diyon hendak mengambil video sang Bupati ketika akan mengikuti proses persidangan. 

Di saat bersamaan datang dua orang pria yang diduga sebagai pengawal Nanang mendatangi tempat duduk Diyon.

Kedua pria itu langsung memegangi kedua tangan Diyon dan melarang merekam gambar serta mengajak Diyon untuk berduel di luar gedung persidangan.

"Bro ayo keluar, lu laki kan," ujar Diyon menirukan perkataan yang disampaikan oleh dua pria tersebut.

Aksi intimidasi itu terhenti saat hakim menegur keributan yang terjadi di ruang persidangan.

Namun demikian, aksi intimidasi itu kembali terjadi ketika salah satu pria tadi kembali mendatangi Diyon.

Menurut Diyon, ciri-ciri pria tersebut mengenakan baju berwarna putih dengan gaya rambut sedikit cepak.

"Iya dia datang lagi tadi, ngajak keluar. Kata dia bro lu tadi kan rekam gua kan. Kita hapus aja, kita keluar yok," ucap Diyon.

Dalam sidang dengan agenda keterangan saksi ini Bupati Lampung Selatan, Nanang Hermanto berserta Istrinya Winarni dimintai kesaksiannya atas keterangan korban yang mengatakan bahwa terdakwa Akbar Bintang melakukan penipuan menjanjikan proyek dan jabatan dengan kerugian sebesar Rp2,6 miliar.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ayah Korban Oknum Kiai Cabul di Pati Diintimidasi Ormas, Dipaksa Cabut Laporan

57 tahun lalu

Kajari Karo dan Kasi Pidsus Diklarifikasi Dugaan Intimidasi Amsal Sitepu, Singgung Brownies

57 tahun lalu

Viral! Ketua Komisi II DPRD Gorontalo Diintimidasi saat Sidak Tambang Emas

57 tahun lalu

4 Anggota Polisi Intimidasi Sukatani Masih Diperiksa Propam Polri, Ini Kata Kabid Humas

57 tahun lalu

Aktivis HAM Duga Band Sukatani Tarik Lagu Bayar Bayar Bayar karena Diintimidasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal