Sementara sopir truk yang ditabrak, Armis mengatakan, dirinya kaget ketika tiba-tiba truk Hino menghantam truknya dari belakang. Padahal saat itu jarak kendaraan cukup jauh.
“Saya ditabrak dari belakang sama truk Hino, jarak kendaraan kami tadi ada tujuh meter. Kami kaget karena didorong terus, akhirnya kami ngerem, sampai akhirnya berhenti. Kalau tidak, bisa sampai ke mana kami didorong,” kata Armis.
Untuk kepentingan penyelidikan, kedua jenazah korban kecelakaan maut itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Bob Bazar Kalianda. Sedangkan korban luka berat harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.