Dian mengaku, selama di perjalanan sempat mengobrol dengan kedua anak itu. Dia pun mengetahui bahwa keduanya bersama kedua orang tua, seorang bibi, dan seorang anak berusia tujuh tahun bernama Mikail, sedang dalam perjalanan pulang. Mereka baru menghadiri pesta di Kotabumi saat mengalami kecelakaan.
“Saat saya tanya tinggal dan sekolah, dia bilang tinggal di Kelurahan Talang dan tidak memiliki keluarga di sana. Tapi, ada keluarga dari ibunya di Metro dan bapaknya di Kotabumi,” kata Dian tentang obrolannya dengan Priscilia.
Priscilia, siswa kelas empat SDN Talang di Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung, terluka bagian kepala dan tangannya karena mobil yang mereka tumpangi bersama keluarga mengalami kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatera. Sementara adiknya Vania mengalami lecet di kepala.
Saat ini, keduanya sudah mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Mardi Waluyo di Kota Metro. Meski keluarga keduanya sudah datang, dia ingin memastikan kondisi mereka baik. “Priscilia sudah bisa diajak ngomong, dia tidak tahu kondisi keluarganya,” kata dia.
Sementara itu, Kepala SDN 5 Talang, Rohani, datang dari Bandarlampung ke Metro untuk mencari keluarga muridnya setelah mendapat kabar muridnya mengalami kecelakaan. Dia awalnya berencana membawa kedua korban ke rumahnya