"Diduga adanya unsur kesengajaan untuk membakar mesin ATM. Namun, untuk penyelidikan lebih lanjut akan ditangani oleh pihak berwajib," ucapnya.
Menurutnya, kebakaran mesin ATM dan minimarket tersebut menimbulkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini, lanjut dia masih dalam proses penyelidikan.
"Memang anggota sekarang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan bukti bukti yang bisa digunakan atau membuat terang perkara itu," kata Kombes Alfret.
Dia menjelaskan, tim Inafis Satreskrim Polresta Bandar Lampung juga telah ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Inafis sudah datang dan ada beberapa barang yang di lokasi sedang kita lakukan upaya pendalaman supaya kasusnya terang," katanya.